Sukamantri, Kec. Tamansari, Kab. Bogor 16610
0251 8487 512
donasitahfidz.alhuda@gmail.com

Bolehkan Berkurban untuk si Mayit?

Sedekah untuk calon Hafidz Qur'an

Bolehkan Berkurban untuk si Mayit?

berkurban untuk si mayit

Hukum Berkurban Untuk Si Mayit

Secara umum ada dua pendapat dikalangan ulama, ada yang membolehkan jika si mayit memberi wasiat di masa hidupnya dan ada ulama yang membolehkan walaupun si mayit tidak berwasiat.

Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah berkata dalam kitabnya Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab dalam kitab haji: “Adapun berkurban untuk si mayit menurut Imam Abul Hasan Al-Abbadi (ulama besar madzhab syafii di Khurosan wafat 495 H) diperbolehkan, karena termasuk kategori sedekah dan sedekah diperbolehkan untuk mayit dan bermanfaat baginya dan pahalanya sampai menurut kesepakatan ulama. Menurut penulis kitab “Al-‘Uddah” dan Imam Al-Baghowi, tidak sah berkurban untuk mayit kecuali dia berwasiat, dan pernyataan ini dipertegas Imam Ar-Rofii dalam kitab “Al-Mujarrad”, Wallahu Ta’ala A’lam. ”

Imam Abul Hasan Al-‘Abbadi dan ulama lainnya berdalil atas kebolehan berqurban untuk mayit dengan dalil hadits dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu bahwa ia berkurban dengan 2 kambing untuk Nabi dan 2 kambing untuk dirinya, dan ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memerintahkanku berkurban untuknya selamanya dan aku selalu berkurban untuknya selamanya (masih hidup maupun wafat)” (HR. Abu Daud, Att-Tirmidzi dan Al-Baihaqy). Imam Al-Baihaqy berkata: Jika hadits ini shahih maka sebagai dalil sahnya berkurban untuk mayyit. (Lihat Kitab Al-Majmu’Syarah Al-Muhaddzab Kitab Haji)

Dalil lain yang digunakan adalah keumuman nash/dalil atas sahnya bersedekah untuk mayit.

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam (penulis kitab Taisirul ‘Allam Syarah Bulughul Maram) membolehkan berkurban untuk si mayit walaupun tidak ada wasiat dari mayit, karena kurban hakikatnya seperti sedekah, dan para ulama sepakat atas kebolehan bersedekah untuk si mayit, serta pahalanya sampai kepadanya.

Imam Taqiyuddin Al-Hishni Asy-Syafii rahimahullah berkata dalam kitab kifayatul akhyar: “Tidak boleh berkurban untuk mayit menurut pendapat yang paling shahih kecuali ada wasiat dari mayit untuk berkurban”.

Bagi kami tidak ada salahnya berkurban untuk si mayit walaupun tidak memberi wasiat lebih-lebih semasa hidupnya ia belum pernah berkurban, hanya saja yang masih hidup lebih diprioritaskan. Wallahu a’lam

Semoga Bermanfaat.

Oleh: Abul Fata Miftah Murod, Lc

Artikel:

www.inilahfikih.com

Keutamaan sedekah online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konfirmasi Via Whatsapp

Pertanyaan terkait Donasi, Silahkan gunakan chat Whatsapp ini..!

Team Support

Info & Konfirmasi

Online

Info & KonfirmasiJangan sungkan untuk bertanya.

Assalamu'alaikum, ada yang bisa saya bantu? 00.00