Keutamaan Sedekah DalamAl Quran dan Hadist

Pengertian Sedekah

Sedekah adalah istilah serapan dari bahasa Arab (Shadaqoh) yang mengandung arti pemberian dari seorang Muslim kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pahala dari Allah swt. Pemberian itu bisa berupa barang, jasa atau berkaitan dengan suatu aktivitas manusia untuk manusia lain. Hal ini didasarkan kepada beberapa hadist dari Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa senyum tulus saja bagian dari sedekah, atau suami menggauli istri itu bagian dari sedekah.
Sedekah juga merupakan amal shaleh yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dimana orang yang bersedekah akan dibalas dengan balasan yang tak ternilai disisi Allah SWT. Kadangkala balasan itu sama dengan, atau melebihi sedekah yang kita berikan kepada orang lain. Tetapi tidak sedikit pula balasan sedekah itu hanya berupa pahala dari Allah SWT saja.

Allah SWT menyampaikan beberapa keutamaan sedekah melalui firman-Nya dan hadist Rasulullah SAW. Tujuan Allah menyampaikan keutamaan sedekah ini adalah untuk memotivasi kaum Muslim agar gemar bersedekah. Bisa kita bayangkan, jika seluruh kaum Muslim rajin bersedekah, sungguh akan banyak manusia yang merasakan manfaatnya.
Inilah 7 keutamaan dari banyak keutamaan ketika seorang Muslim bersedekah.

Pertama, mendapatkan naungan dari Allah SWT di akhirat kelak.

Pada hari kiamat nanti saat manusia dikumpulkan di padang mahsyar, jarak manusia dengan matahari sangat dekat, serta jumlahnya lebih dari satu. Manusia pada waktu itu akan kepanasan kecuali orang-orang yang dinaungi oleh Allah swt. Diantaranya adalah orang yang rajin bersedekah. Hal ini tercantum dalam Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari : 1421
“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.”

Kedua, menghapus Dosa


Setiap amal shaleh dapat menghapus dosa, termasuk amal shaleh sedekah juga dapat menghapuskan dosa walau tidak semua dosa dapat dihapuskan.
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi).

Ketiga, memberi keberkahan pada harta

Harta kita sesungguhnya adalah harta yang kita sedekahkan di jalan Allah SWT. Pada hakikatnya harta kita tidak akan pernah berkurang walau dikeluarkan untuk sedekah.
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

Keempat, disediakan pintu khusus untuk masuk surga

Sungguh luar biasa orang yang bersedekah, sampai Allah menyediakan pintu khusus untuk mereka, seperti yang disampaikan dalam Hadist di bawah ini.
“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”….. (HR. Bukhari No. 3666, Muslim No. 1027)

Kelima, balasan yang berlipat ganda

Seperti yang dijelaskan sebelumnya diatas, bahwa pahala sedekah akan dibalas pahala yang tak ternilai disisi Allah swt. Sebagaimana firman Allah swt.
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
Keenam, mencegah pedagang melakukan kecurangan.
Praktek jual beli kadang tidak lepas dari perkataan yang berlebihan tentang barang yang dijualnya, bahkan tak jarang membohongi pelanggan. Maka dengan bersedekah bisa mengurangi praktek kecurangan ini.
“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208)

Ketujuh, menghalangi dari jilatan api neraka.

Betapa pentingnya bersedekah sampai Rasul yang kita cintai menyuruh kita menjaga diri kita dari api neraka walau hanya dengan sebutir kurma yang disedekahkan.
“jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)
Walau keutamaan bersedekah itu banyak, namun amal sedekah itu harus selalu diniatkan semata karena mengharap ridlo Allah SWT. Biarlah Allah yang membalas sedekah itu tanpa kita pertanyakan kapan Allah membalas amal itu.
Pemahaman bahwa Allah akan mengganti harta yang disedekahkan dengan harta yang berlipat ganda, jangan dijadikan tujuan utama ketika hendak bersedekah. Karena kebanyakan dari manusia sering ragu kepada Allah SWT atau amal sedekahnya jadi tidak ikhlas jika balasan itu tak kunjung datang.
Terakhir, agar amal shaleh sedekah diterima oleh Allah SWT adalah niatnya harus benar karena Allah dan sesuai dengan syariat Islam. Artinya, jika sedekah berupa harta, maka harus harta yang diperoleh dengan cara-cara halal. Jika berupa bantuan atau jasa hendaknya bukan pada aktivitas maksiat.

artikel: wakafquran.org

Home 2