Indahnya Hidup dengan Sedekah

“Allah itu maha indah, dan Ia suka
dengan keindahan”, keindahan islam bertolak dari Keindahan Allah yang maha
indah. Tatacara ibadah yang indah, Ahlak muslim yang indah segala yang telah
Allah atur untuk kehidupan kita selalu selaras dengan keindahan dan kasih
sayang, termasuk “Indahnya Sedekah”.

Manusia Allah ciptakan dengan
tabi’at saling bergantung dengan yang lain (Mahluk
sosial)
bagaimana tidak, bukankah tadinya manusia hanya ada 1 (Adam) ? Lalu
Allah ciptakan Hawa dari Tulang Rusuknya, lalu lahirlah kita sebagai
keturunannya dari satu tubuh.

Allah berfirman :

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada
Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah
menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan
laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan
(mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah)
hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

(QS. An-Nisa : 1)

Indahnya Sedekah

Allah telah
menyiapkan begitu banyak kenikmatan di surga untuk manusia, dengan satu ujian
keimanan yaitu “Dunia”. Setiap keadaan kita di dunia ini adalah ujian,

  • Orang
    Kaya Allah uji dengan hartanya apakah ia akan syukur atau ia akan kufur?
  • Begitupun
    orang miskin, Allah uji ia dengan kekurangannya, apakah ia akan tetap beriman
    ataukah ia akan lari mencari pertolongan dari tuhan-tuhan palsu

Harta memang
menjadi salah satu ujian terberat yang Allah bebankan kepada manusia di dunia,
banyak kisah miris yang Allah dan Rosulnya kisahkan tentang azab yang Allah
timpakan kepada manusia karena cinta yang berlebihan kepada harta, seperti
kisah Qorun pada zaman nabi Musa AS dll.

Allah
berfirman :

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia
kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta
yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan
sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat
kembali yang baik (surga).”

(Qs. Ali Imraan/3:14)

Rosulullah 
bersabda :

Seandainya anak Adam memiliki dua lembah
harta; pasti ia menginginkan yang ketiga, sedangkan perut anak Adam tidaklah
dipenuhi kecuali dengan tanah, dan Allah memberi taubat-Nya kepada yang bertaubat.
(HR.
al-Bukhari)

Namun saudaraku, setiap Allah menurunkan penyakit, maka Allahpun
menurunkan penawarnya, setiap Allah menurunkan kesulitan niscaya setelahnya akan
ada kemudahan, dan tentunya ketika Allah menurunkan ujian, maka Allahpun telah menurunkan
jalan keluarnya.

Diantara jalan keluar dari ujian harta adalah dengan “Sedekah”.

Indahnya sedekah, mampu dengan mudah menghalau masalaha harta ini,
bagaiamana bisa? Allah dan Rosulnya telah panjang lebar mengajarkan kita
tentang keutaman sedekah, begitu banyak kata “Anfiku” (Infakanlah) dalam al-Qur’an. Namun seringnya kita hanya
lewat begitu saja.

Indahnya Hidup dengan sedekah
mengatasi berbagai masalah

Diantara masalah – masalah kehidupan yang bisa ditangani dengan indahnya
sedekah antara lain :

  1. Ketimpangan Sosial, potensi sedekah yang diberikan ataupun diambil (berupa zakat) dari orang kaya, insyaallah akan mencukupi untuk kebutuhan warga Negara kita.
  2. Tindak kriminal berupa perampokan ataupun pencurian, diantara penyebab terjadinya hal seperti ini adalah kemisikinan dan kurang pedulinya kita terhadap keterpurukan saudara kita yang lain, dengan sedekah, maka ikatan antar individu akan saling terisi dengan kuat dan tingkat kemiskinan sebagai penyebab tindak kriminal akan berkurang.

Selain masalah-masalah diatas akan teratasi, banyak pula berbagai manfaat yang akan kita dapatkan ketika sedekah dirutinkan

  1. Meningkatkan keimanan
  2. Mendatangkan keberkahan
  3. Mendatangkan kebahagiaan
  4. Menolak bencana

Dan banyak lagi keutamaan-keutamaan yang akan kita dapatkan dengan mendawamkan sedekah.

Islam adalah agama yang indah, indahnya sedekah adalah salah satu bukti bahwa islam dan ummat muslim begitu mencintai keindahan, jauh dari kekerasan, agama yang Rahim yang menjadikan kasih sayang adalah pilar utama dalam penyebaran dakwahnya.